Tampilkan postingan dengan label Mengatasi Mesin Cuci Tidak Berputar dan Masalah Umum Lain. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Mengatasi Mesin Cuci Tidak Berputar dan Masalah Umum Lain. Tampilkan semua postingan

Jumat, 12 Mei 2017

Solusi Mengatasi Mesin Cuci Front Loading Tidak Berputar

Mesin cuci front loading tidak bisa berputar padahal air bisa masuk ke drum. Ini disebabkan karna carbon brush yang sudah pendek. Carbon brush atau sikat arang atau juga di sebut bostel mesin cuci ini berfungsi menghantarkan arus listrik dari rotor ke stator dinamo mesin cuci.

Mesin cuci yang tipe FRONT LOADING (bukaan depan) ini memang agak ribet prinsip kerjanya jika dibandingkan dengan tipe TOP LOADING (bukaan atas) atau TWIN TUBE (2 tabung). Semua proses berjalan otomatis yang di control melalui otaknya yang di sebut MODUL.

Berikut penjelasan tentang Solusi Mengatasi Mesin Cuci Front Loading Tidak Berputar :

BEBERAPA PENYEBAB MESIN INI TIDAK BERPUTAR PADAHAL AIR SUDAH MASUK
1. Pastikan selang pembuangan yang keluar dari belakang mesin HARUS NAIK dulu dari lubang di body mesin kemudian baru turun. Karena proses pembuangan mesin ini memakai pompa, jadi apabila selang pembuangan turun maka air akan langsung keluar sehingga debit air tidak akan tercukupi di dalam drum dan otomatis sensor air akan membaca air kosong maka dynamo tidak akan menerima perintah dari sensor air untuk berputar.

2. Van belt lepas atau putus. Untuk mengetahuinya anda bisa membuka penutup pada bagian belakang mesin, untuk sebagian merk harus membuka bagian atas atau bagian tengah, anda juga bisa tahu dengan cara memutar drum dengan tangan akan ada suara “kreeeeek” (suara carbon dynamo) pada saat diputar, itu artinya van belt tidak bermasalah.

3. Sensor air atau pressure switch atau water level sudah tidak berfungsi ( tidak bisa membaca debit air ). Kerusakan semacam ini sangat jarang terjadi pada jenis mesin front loading, lain hanya pada mesin top loading yang letak sensor berdekatan dengan saluran air masuk sehingga menyebabkan lembab dan akhirnya soketan kabel merepuh dan rusak.

Minggu, 25 Desember 2016

Cara Memperbaiki Kerusakan Ringan Mesin Cuci Sendiri

Memiliki barang elektronik tidak akan lepas dari yang namanya permasalahan-permasalahan kerusakan yang menyangkut langsung dengan operasi kerja mesin. Hal ini akan begitu menjengkelkan karena mesin tidak akan bisa digunakan pada saat dibutuhkan. Terlebih, pengguna juga telah mengeluarkan banyak uang untuk membeli mesin dengan tujuan untuk mempermudah, bukannya mempersulit. Salah satu mesin yang juga sering bermasalah adalah mesin cuci. Namun daripada langsung menelepon tukang service untuk hal kecil namun berbiaya besar akan lebih baik jika para pengguna bisa mengatasi mesin cuci bermasalah dengan sendirinya. Setidaknya melihat apakah kerusakan yang didapat parah atau tidak.

Kerusakan ringan pada mesin cuci kadang kita alami saat menggunakan mesin cuci yang sudah lama dan atau kurangnya perawatan pada mesin cuci tersebut. Kerusakan ringan pada mesin cuci termasuk mesin hidup tapi tidak berputar dan hanya terdengar dengung, mesin cuci hanya berputar satu arah atau tidak bisa mati sendiri, air dari selang pengisi tabung tidak mau berhenti, pengering (spin) tidak mau berputar dan dinamo tidak ada respon sama sekali, air dari selang pengisi tabung tidak mau keluar, air bekas cucian tidak mau keluar, jumlah air di dalam tabung berkurang sendiri/ bocor atau terdengar suara keras saat pengeringan. Berikut beberapa tips atau cara memperbaiki kerusakan ringan pada mesin cuci sendiri.



1. Mesin hidup tapi tidak berputar dan hanya terdengar dengung.
    As macet, bersihkan as dan bos lalu lakukan pelumasan. Kemungkinan lain adalah capasitor jebol atau bisa juga kabel power putus atau lilitan dynamo short putus pada bagian starter. Coba periksa hubungan semua kabel dengan tester termasuk kabel yang terhubung ke dinamo yang terletak di bagian belakang bawah. Kerusakan pada timer juga bisa menyebabkan dynamo tidak mau berputar sama sekali. Periksa timer atau kabel yang terhubung ke timer. 

2. Mesin cuci hanya berputar satu arah atau tidak bisa mati sendiri
    Kemungkinan timer rusak atau salah satu kabel dari timer ke capasitor putus. 

3. Air dari selang pengisi tabung tidak mau berhenti.
    Gangguan ini biasanya bersumber pada membran pengatur level air dimana selang lepas atau bocor. Coba periksa slang bening kecil transparant di bagian belakang mesin cuci yang menghubungkan tabung cucian ke membran. Jika selang yang lepas atau bocor sudah diganti namun gangguan masih ada berarti ada kerusakan pada membran. 

4. Pengering (spin) tidak mau berputar dan dinamo tidak ada respon sama sekali
    Coba periksa sensor switch pada penutup bak pengering yang kemungkinan tidak nyambung. Ganggunan ini bisa juga disebabkan timer yang rusak atau ada kabel yang putus.